Wali Kota Wahyu: 10 Muharram Jadi Waktu Berbagi Kebahagiaan untuk Anak Yatim dan Disabilitas

Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM., secara simbolis menyerahkan santunan dalam kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas di MAN 2 Kota Malang (Foto : Fatma AdaDiMalang)

CANTIKDANBUGAR.COM -Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang dalam rangka memperingati 10 Muharram 1448 Hijriah. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 650 anak yatim dan penyandang disabilitas menerima santunan tersebut, Kamis (25/6/2026)

Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM., mengatakan peringatan 1 Muharram tahun ini menjadi momentum untuk berbagi kebahagiaan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas. Menurutnya, kegiatan tersebut juga merupakan bentuk kepedulian sosial yang sejalan dengan semangat bulan Muharram.

“Ini peringatan 10 Muharram yang luar biasa. Kegiatan ini menjadi keinginan masyarakat juga karena Muharram identik dengan lebaran anak yatim dan penyandang disabilitas. Kita bersama-sama merayakan sekaligus berbagi kebahagiaan,” kata Wahyu.

Dalam kegiatan itu, Kemenag Kota Malang turut membagikan voucher yang dapat digunakan untuk berbelanja produk UMKM. Voucher tersebut diberikan agar para penerima manfaat dapat memperoleh kebutuhan sesuai keinginan mereka.

Wali Kota Malang Dr. Ir.Wahyu hidayat, MM., saat memberikan sambutan (Foto : Fatma AdaDiMalang)
Wali Kota Malang Dr. Ir.Wahyu hidayat, MM., saat memberikan sambutan (Foto : Fatma AdaDiMalang)

Wali Kota Wahyu menegaskan, peringatan Muharram tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh pihak untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak yatim dan penyandang disabilitas.

“Saya mengapresiasi kegiatan dari Kemenag ini. Karena di bulan Muharram memang menjadi kewajiban kita untuk berbagi kepada mereka yang membutuhkan, terutama anak-anak yatim dan penyandang disabilitas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kota Malang Achmad Shampton menjelaskan, total penerima bantuan pada kegiatan tersebut mencapai 650 orang dengan total nominal santunan sebesar Rp193 juta.

“Total yang dibagikan hari ini jumlah penerimanya 650 orang, dengan total nominal Rp193 juta,” kata Achmad.

Achmad menambahkan, data penerima bantuan dihimpun dari berbagai lembaga, antara lain Kemenag, PT Pos Indonesia, dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Langkah itu dilakukan untuk memastikan bantuan dapat disalurkan secara lebih merata.

Selain itu, Kemenag Kota Malang telah mengembangkan sistem informasi khusus untuk pendataan anak yatim dan penyandang disabilitas guna menghindari tumpang tindih penerima bantuan.

“Kita punya sistem informasi penyandang disabilitas dan anak yatim. Tujuannya agar usulan dari Pos, Baznas, maupun Kemenag tidak tumpang tindih sehingga penyaluran bantuan bisa lebih merata,” ujar Achmad.

Melalui kegiatan 10 Muharram tersebut, Kemenag Kota Malang bersama Pemkot Malang berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial terhadap anak yatim serta penyandang disabilitas dapat terus meningkat di tengah masyarakat. (Ftm/A.Y)

Posting Komentar

0 Komentar

MEDIA ONLINE YANG MENYAJIKAN INFORMASI SEPUTAR WANITA YANG MENGINSIPRASI SUPAYA MEMILIKI ENERGI YANG POSITIF