CANTIKDANBUGAR.COM - Program pembebasan pokok tunggakan dan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) bagi pengemudi ojek online (ojol) di Jawa Timur mendapat respons positif dari para penerima manfaat. Salah satunya dirasakan Faiza, pengemudi ojol yang beroperasi di wilayah Dinoyo dan Tlogomas, Kota Malang.
Faiza mengaku telah menunggak pembayaran pajak sepeda motornya selama tiga tahun karena keterbatasan ekonomi. Melalui program pemutihan pajak, biaya yang harus dibayarkannya jauh lebih ringan dibandingkan perhitungan sebelumnya.
“Saya belum bayar pajak selama tiga tahun. Harusnya habis kurang lebih Rp600 ribuan, tetapi tadi hanya kena Rp295 ribu. Alhamdulillah, senang akhirnya surat-surat sepeda saya hidup lagi,” ujarnya.
Menurut Faiza, selama ini ia sebenarnya ingin melunasi pajak kendaraannya. Namun, kondisi ekonomi keluarga memaksanya mengutamakan kebutuhan lain, terutama biaya pendidikan anak.
“Orderan juga sepi, jadi mau bayar pajak maju mundur. Saya lebih mengutamakan biaya sekolah anak dulu. Tidak terasa akhirnya tiga tahun menunggak. Ditambah kebutuhan hidup juga naik,” katanya.
Setelah mengetahui adanya program pemutihan pajak dari komunitas pengemudi ojol, Faiza segera mengurus persyaratan yang dibutuhkan. Ia menyebut prosesnya cukup mudah, yakni hanya menunjukkan akun sebagai pengemudi ojol dan STNK yang sesuai dengan kendaraan yang digunakan.
“Makanya waktu dengar ada pemutihan pajak, cepat saya urus. Terbantu sekali ini. Terima kasih, Bu Khofifah,” ucapnya.

Faiza yang telah menjadi pengemudi Gojek selama lima tahun mengatakan sepeda motor yang selama ini menunggak pajak merupakan kendaraan utama yang digunakannya untuk mencari nafkah setiap hari. Selain memperoleh keringanan pembayaran pajak kendaraan, ia juga menerima paket sembako, layanan pemeriksaan kesehatan gratis, serta bendera Merah Putih dalam kegiatan tersebut.
Ia menambahkan, program pemutihan pajak khusus bagi pengemudi ojol baru pertama kali diterimanya tahun ini. Meski demikian, setiap tahun komunitas pengemudi ojol juga kerap memperoleh bantuan sosial seperti pembagian sembako maupun pelatihan.

0 Komentar